Nomor 11
Suatu populasi hewan mengikuti hukum pertumbuhan yang berbunyi :
N(t)=100.000.2t−2
Dengan :
N(t) = besar populasi pada saat t
t = waktu dalam satuan tahun
Agar populasi menjadi 3 kali lipat populasi awal ( saat t=0 ), maka t=....
N(t)=100.000.2t−2
Dengan :
N(t) = besar populasi pada saat t
t = waktu dalam satuan tahun
Agar populasi menjadi 3 kali lipat populasi awal ( saat t=0 ), maka t=....
♣ Menentukan populasi awal ( N(0) saat t = 0 )
t=0→N(t)=100.000.2t−2N(0)=100.000.20−2N(0)=100.000.2−2N(0)=100.0004N(0)=25.000
♣ Definisi logaritma : alogb=c→ac=b
♣ Menentukan nilai t
populasi=3 kali populasi awalN(t)=3N(0)100.000.2t−2=3×25.0004.2t−2=322.2t−2=322+t−2=32t=3t=2log3
Jadi, nilai t=2log3.♡
t=0→N(t)=100.000.2t−2N(0)=100.000.20−2N(0)=100.000.2−2N(0)=100.0004N(0)=25.000
♣ Definisi logaritma : alogb=c→ac=b
♣ Menentukan nilai t
populasi=3 kali populasi awalN(t)=3N(0)100.000.2t−2=3×25.0004.2t−2=322.2t−2=322+t−2=32t=3t=2log3
Jadi, nilai t=2log3.♡
Nomor 12
Diketahui empat titik A, B, C, dan D yang berada pada lingkaran dengan panjang AB = 4 cm, BC = 3 cm, CD = 3 cm, dan AD = 6 cm.
Kosinus sudut BAD = .....
♠ Gambar
♠ Segiempat ABCD merupakan
segiempat tali busur sehingga jumlah sudut yang berhadapan adalah 180∘ .
A+C=180∘→C=180∘−A
cosC=cos(180∘−A)→cosC=−cosA...pers(i)
♠ Aturan cosinus segitiga BDA
BD2=AB2+AD2−2.AB.AD.cosABD2=42+62−2.4.6.cosABD2=52−48cosA...pers(ii)
♠ Aturan cosinus segitiga BDC dan pers(i)
BD2=CB2+CD2−2.CB.CD.cosCBD2=32+32−2.3.3.(−cosA)BD2=18+18cosA...pers(iii)
♠ Menentukan cosA dari pers(ii) dan pers(iii)
BD2 (pers(ii))=BD2 (pers(iii))52−48cosA=18+18cosA66cosA=34cosA=3466=1733
Jadi, nilai cosA=1733.♡
♠ Segiempat ABCD merupakan
segiempat tali busur sehingga jumlah sudut yang berhadapan adalah 180∘ .
A+C=180∘→C=180∘−A
cosC=cos(180∘−A)→cosC=−cosA...pers(i)
♠ Aturan cosinus segitiga BDA
BD2=AB2+AD2−2.AB.AD.cosABD2=42+62−2.4.6.cosABD2=52−48cosA...pers(ii)
♠ Aturan cosinus segitiga BDC dan pers(i)
BD2=CB2+CD2−2.CB.CD.cosCBD2=32+32−2.3.3.(−cosA)BD2=18+18cosA...pers(iii)
♠ Menentukan cosA dari pers(ii) dan pers(iii)
BD2 (pers(ii))=BD2 (pers(iii))52−48cosA=18+18cosA66cosA=34cosA=3466=1733
Jadi, nilai cosA=1733.♡
Nomor 13
Jika P(x)=x4+5x3+9x2+13x+a dibagi dengan (x+3 ) bersisa 2, maka P(x) dibagi (x+1) akan bersisa ....
♠ Teorema sisa : P(x)(x+a)→sisa=P(−a)
♠ Menentukan nilai a
P(x)(x+3)→sisa=P(−3)→2=P(−3), substitusi ke P(x)
P(−3)=2(−3)4+5.(−3)3+9.(−3)2+13.(−3)+a=281−135+81−39+a=2162−174+a=2−12+a=2a=14
Sehingga : P(x)=x4+5x3+9x2+13x+14
♠ Menentukan Sisa pembagian
P(x)(x+1)→sisa=P(−1)
sisa=P(−1)sisa=(−1)4+5.(−1)3+9.(−1)2+13.(−1)+14sisa=1−5+9−13+14sisa=6
Jadi, sisa pembagian P(x) dengan (x+1) adalah 6. ♡
Catatan : Cara lain bisa menggunakan skema Horner.
♠ Menentukan nilai a
P(x)(x+3)→sisa=P(−3)→2=P(−3), substitusi ke P(x)
P(−3)=2(−3)4+5.(−3)3+9.(−3)2+13.(−3)+a=281−135+81−39+a=2162−174+a=2−12+a=2a=14
Sehingga : P(x)=x4+5x3+9x2+13x+14
♠ Menentukan Sisa pembagian
P(x)(x+1)→sisa=P(−1)
sisa=P(−1)sisa=(−1)4+5.(−1)3+9.(−1)2+13.(−1)+14sisa=1−5+9−13+14sisa=6
Jadi, sisa pembagian P(x) dengan (x+1) adalah 6. ♡
Catatan : Cara lain bisa menggunakan skema Horner.
Nomor 14
Diketahui 2(4logx)2−2.4log√x=1. Jika akar-akar persamaan di atas adalah x1 dan x2,
maka x1+x2 adalah .....
♠ Sifat Logaritma : alogbn=n.alogb
Definisi : alogb=c↔b=ac
♠ Misalkan p=4logx , Substitusi ke persamaan
2(4logx)2−2.4log√x=12(4logx)2−2.4logx12=12(4logx)2−2.12.4logx=12(4logx)2−(4logx)−1=02p2−p−1=0(2p+1)(p−1)=0p=−12→4logx=−12→x1=4−12=12p=1→4logx=1→x1=41=4
Sehingga, x1+x2=12+4=412
Jadi, nilai x1+x2=412.♡
Definisi : alogb=c↔b=ac
♠ Misalkan p=4logx , Substitusi ke persamaan
2(4logx)2−2.4log√x=12(4logx)2−2.4logx12=12(4logx)2−2.12.4logx=12(4logx)2−(4logx)−1=02p2−p−1=0(2p+1)(p−1)=0p=−12→4logx=−12→x1=4−12=12p=1→4logx=1→x1=41=4
Sehingga, x1+x2=12+4=412
Jadi, nilai x1+x2=412.♡
Nomor 15
Sebongkah gula batu dimasukkan ke dalam air dan diaduk. Dalam 1 menit volume gula berkurang 20% dari volume sebelumnya
(bukan 20% dari volume awal). Jika volume gula menjadi kurang dari separuh volume awal mulai menit ke ....
♣ Menentukan Volume setiap menitnya
misal, Volume awal gula = V
Dalam 1 menit volume berkurang 20% (sisanya 80%) dari sebelumnya
Menit I bersisa =80%V=0,8VMenit II bersisa =80% sisa I =80%(0,8V)=0,64VMenit III bersisa =80% sisa II =80%(0,64V)=0,512VMenit IV bersisa =80% sisa III =80%(0,512V)=0,496V
Jadi, volume gula menjadi kurang dari separuh volume awal mulai menit keempat. ♡
misal, Volume awal gula = V
Dalam 1 menit volume berkurang 20% (sisanya 80%) dari sebelumnya
Menit I bersisa =80%V=0,8VMenit II bersisa =80% sisa I =80%(0,8V)=0,64VMenit III bersisa =80% sisa II =80%(0,64V)=0,512VMenit IV bersisa =80% sisa III =80%(0,512V)=0,496V
Jadi, volume gula menjadi kurang dari separuh volume awal mulai menit keempat. ♡
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.