Nomor 6
Nilai x yang memenuhi logx=13log8+log9−13log27 adalah ....
♠ Sifat dan persamaan logaritma
Sifat : n.alogb=alogbn,alogb+alogc=alog(b.c)
alogb−alogc=alogbc
Persamaan : alogf(x)=alogg(x)→f(x)=g(x)
♠ Menentukan nilai x
logx=13log8+log9−13log27logx=log813+log9−log2713logx=log(23)13+log9−log(33)13logx=log2+log9−log3logx=log2.93logx=log6x=6
Jadi, nilai x=6.♡
Sifat : n.alogb=alogbn,alogb+alogc=alog(b.c)
alogb−alogc=alogbc
Persamaan : alogf(x)=alogg(x)→f(x)=g(x)
♠ Menentukan nilai x
logx=13log8+log9−13log27logx=log813+log9−log2713logx=log(23)13+log9−log(33)13logx=log2+log9−log3logx=log2.93logx=log6x=6
Jadi, nilai x=6.♡
Nomor 7
Jika (2a0b)A=(23a03b),
maka nilai determinan matriks A adalah ....
♣ Konsep matriks
Determinan : A=(abcd)→Det(A)=|A|=a.d−b.c
Invers : A=(abcd)→A−1=1det(A)(d−b−ca)
Menentukan matriks lain : AX=B→X=A−1.B
♣ Menentukan matriks A
(2a0b)A=(23a03b)A=(2a0b)−1.(23a03b)A=12b−0.(−a)(b−a02).(23a03b)A=12b(2b006b)A=(1003)|A|=1.3−0.0=3
Jadi, nilai determinan matriks A adalah 3. ♡
Determinan : A=(abcd)→Det(A)=|A|=a.d−b.c
Invers : A=(abcd)→A−1=1det(A)(d−b−ca)
Menentukan matriks lain : AX=B→X=A−1.B
♣ Menentukan matriks A
(2a0b)A=(23a03b)A=(2a0b)−1.(23a03b)A=12b−0.(−a)(b−a02).(23a03b)A=12b(2b006b)A=(1003)|A|=1.3−0.0=3
Jadi, nilai determinan matriks A adalah 3. ♡
Cara II
♣ Sifat determinan : |AB|=|A|.|B|
♣ Menentukan determinan matriks A
|(2a0b)A|=|(23a03b)||2a0b||A|=|23a03b|(2b−0.a).|A|=(2.3b−0.3a)(2b).|A|=(6b)|A|=6b2b=3
Jadi, nilai determinan matriks A adalah 3. ♡
♣ Sifat determinan : |AB|=|A|.|B|
♣ Menentukan determinan matriks A
|(2a0b)A|=|(23a03b)||2a0b||A|=|23a03b|(2b−0.a).|A|=(2.3b−0.3a)(2b).|A|=(6b)|A|=6b2b=3
Jadi, nilai determinan matriks A adalah 3. ♡
Nomor 8
Jika f(2x)=22+x,x>0, maka f(1)+f(−1)=....
♠ Menentukan fungsi f(x)
Misal :y=2x→x=y2
f(2x)=22+xf(y)=22+y2f(y)=44+yf(x)=44+x
♠ Menyelesaikan soal dengan f(x)=44+x
f(1)+f(−1)=44+1+44+(−1)=45+43=1215+2015=3215
Jadi, nilai f(1)+f(−1)=3215.♡
Misal :y=2x→x=y2
f(2x)=22+xf(y)=22+y2f(y)=44+yf(x)=44+x
♠ Menyelesaikan soal dengan f(x)=44+x
f(1)+f(−1)=44+1+44+(−1)=45+43=1215+2015=3215
Jadi, nilai f(1)+f(−1)=3215.♡
Nomor 9
Jika a dan b adalah akar-akar persamaan kuadrat x2+ax+b=0 , maka nilai a+b adalah ....
♣ PK : x2+ax+b=0 akar-akarnya x1=a dan x2=b
♣ Operasi perkalian
x1.x2=caa.b=b1a=1...pers(i)
♣ Operasi penjumlahan
x1+x2=−baa+b=−a1a+b=−a(substitusi nilai a dari pers(i))1+b=−1b=−2
Sehingga nilai a+b=1+−2=−1
Jadi, nilai a+b=−1.♡
♣ Operasi perkalian
x1.x2=caa.b=b1a=1...pers(i)
♣ Operasi penjumlahan
x1+x2=−baa+b=−a1a+b=−a(substitusi nilai a dari pers(i))1+b=−1b=−2
Sehingga nilai a+b=1+−2=−1
Jadi, nilai a+b=−1.♡
Nomor 10
Jika puncak grafik fungsi kuadrat f(x)=x2−2(1+c)x+c terletak pada sumbu X, maka nilai 4c−(2+c)2 adalah ....
♠ FK : f(x)=x2−2(1+c)x+c→a=1,b=−2(1+c),c=c
Karena puncaknya terletak pada sumbu X, artinya parabola menyinggung sumbu X, sehingga syarat parabola menyinggung sumbu X (suatu garis) adalah D=0
♠ Menentukan nilai c dengan syarat D=0
D=0→b2−4ac=0[−2(1+c)]2−4.1.c=04(1+c)2−4c=04+8c+4c2−4c=04c2+4c+4=0c2+c+1=0D=b2−4ac=12−4.1.1=−3
Dari bentuk c2+c+1=0 , tidak ada nilai c bilangan real yang memenuhi karena nilai Diskriminannya negatif ( D < 0 ).
sehingga nilai 4c−(2+c)2 tidak bisa ditentukan hasilnya dalam bialngan real.
Jadi, nilai 4c−(2+c)2 hasilnya bukan bilangan real, melainkan imajiner. ♡
Karena puncaknya terletak pada sumbu X, artinya parabola menyinggung sumbu X, sehingga syarat parabola menyinggung sumbu X (suatu garis) adalah D=0
♠ Menentukan nilai c dengan syarat D=0
D=0→b2−4ac=0[−2(1+c)]2−4.1.c=04(1+c)2−4c=04+8c+4c2−4c=04c2+4c+4=0c2+c+1=0D=b2−4ac=12−4.1.1=−3
Dari bentuk c2+c+1=0 , tidak ada nilai c bilangan real yang memenuhi karena nilai Diskriminannya negatif ( D < 0 ).
sehingga nilai 4c−(2+c)2 tidak bisa ditentukan hasilnya dalam bialngan real.
Jadi, nilai 4c−(2+c)2 hasilnya bukan bilangan real, melainkan imajiner. ♡
soal-soal yang kaya diatas dibanyakin dong
BalasHapus