Nomor 6
Jika α dan β sudut lancip, cos(α−β)=12√3 dan
cosαcosβ=12, maka cos(α+β)cos(α−β)=.....
♠ Konsep dasar
cos(x−y)=cosxcosy+sinxsiny
cos(x+y)=cosxcosy−sinxsiny
♠ Menentukan nilai sinαsinβ
cos(α−β)=12√3cosαcosβ+sinαsinβ=12√312+sinαsinβ=12√3sinαsinβ=12√3−12
♠ Menentukan cos(α+β)
cos(α+β)=cosαcosβ−sinαsinβcos(α+β)=12−(12√3−12)cos(α+β)=1−12√3
♠ Menentukan hasilnya
cos(α+β)cos(α−β)=1−12√312√3=1−12√312√3.2√32√3=2√3−33cos(α+β)cos(α−β)=23√3−1
Jadi, nilai cos(α+β)cos(α−β)=23√3−1.♡
cos(x−y)=cosxcosy+sinxsiny
cos(x+y)=cosxcosy−sinxsiny
♠ Menentukan nilai sinαsinβ
cos(α−β)=12√3cosαcosβ+sinαsinβ=12√312+sinαsinβ=12√3sinαsinβ=12√3−12
♠ Menentukan cos(α+β)
cos(α+β)=cosαcosβ−sinαsinβcos(α+β)=12−(12√3−12)cos(α+β)=1−12√3
♠ Menentukan hasilnya
cos(α+β)cos(α−β)=1−12√312√3=1−12√312√3.2√32√3=2√3−33cos(α+β)cos(α−β)=23√3−1
Jadi, nilai cos(α+β)cos(α−β)=23√3−1.♡
Nomor 7
Gradien garis singgung suatu kurva di titik (x,y) adalah 3√x . Jika kurva ini melalui titik (4,9),
maka persamaan garis singgung kurva ini di titik berabsis 1 adalah ....
♣ Konsep dasar
Gradien garis singgung : m=f′(x)
dan f(x)=∫f′(x)dx
integral : ∫axndx=an+1xn+1+c
♣ Menentukan fungsi f(x) dengan m=f′(x)=3√x dan substitusi titik (4,9)
f(x)=∫f′(x)dxf(x)=∫3√xdx=∫3.x12dxf(x)=3.23.x32+cf(x)=2x√x+c(4,9)→f(x)=2x√x+c9=2.4.√4+cc=−7
Sehingga fungsinya : f(x)=2x√x−7
♣ Menentukan titik singgung di absis 1 ( x=1 )
x=1→f(x)=2x√x−7f(1)=2.1.√1−7=−5
Sehingga titik singgungnya : (x1,y1) = (1,-5)
♣ Menentukan gradien garis singgung di absis 1 ( x=1 )
x=1→m=3√x=3√1=3
♣ Menentukan persamaan garis singgung (PGS) di titik (x1,y1) = (1,-5) dan gradien m=3
y−y1=m(x−x1)y−(−5)=3(x−1)y+5=3x−33x−y−8=0
Jadi, PGS nya adalah 3x−y−8=0.♡
Gradien garis singgung : m=f′(x)
dan f(x)=∫f′(x)dx
integral : ∫axndx=an+1xn+1+c
♣ Menentukan fungsi f(x) dengan m=f′(x)=3√x dan substitusi titik (4,9)
f(x)=∫f′(x)dxf(x)=∫3√xdx=∫3.x12dxf(x)=3.23.x32+cf(x)=2x√x+c(4,9)→f(x)=2x√x+c9=2.4.√4+cc=−7
Sehingga fungsinya : f(x)=2x√x−7
♣ Menentukan titik singgung di absis 1 ( x=1 )
x=1→f(x)=2x√x−7f(1)=2.1.√1−7=−5
Sehingga titik singgungnya : (x1,y1) = (1,-5)
♣ Menentukan gradien garis singgung di absis 1 ( x=1 )
x=1→m=3√x=3√1=3
♣ Menentukan persamaan garis singgung (PGS) di titik (x1,y1) = (1,-5) dan gradien m=3
y−y1=m(x−x1)y−(−5)=3(x−1)y+5=3x−33x−y−8=0
Jadi, PGS nya adalah 3x−y−8=0.♡
Nomor 8
Jumlah semua akar persamaan :
10(x2−x−12)log(x2−x−12)=(x−4)2(x+3)2
adalah .....
10(x2−x−12)log(x2−x−12)=(x−4)2(x+3)2
adalah .....
♠ Konsep logaritma
Sifat : alogbn=n.alogb
Definisi : alogx=c↔x=ac
♠ Misalkan : p=x2−x−12, dan a=logp
Manyelesaikan soalnya
10(x2−x−12)log(x2−x−12)=(x−4)2(x+3)210(x2−x−12)log(x2−x−12)=[(x−4)(x+3)]210(x2−x−12)log(x2−x−12)=[x2−x−12]210(p)log(p)=p2(log kan kedua ruas)log(10(p)log(p))=log(p2)log10+log(p)logp=2logp1+logp.logp=2logp(subst. a=logp)1+a.a=2aa2−2a+1=0(a−1)(a−1)=0a1=1∨a2=1a1=1→logp1=1→p1=101=10a2=1→logp2=1→p2=101=10
♠ Menentukan jumlah akar-akarnya dengan p=x2−x−12
p1=10→x2−x−12=10x2−x−22=0x1+x2=−ba=−(−1)1=1p2=10→x2−x−12=10x2−x−22=0x3+x4=−ba=−(−1)1=1
Sehingga jumlah semua akar-akarnya :
x1+x2+x3+x4=1+1=2
Jadi, jumlah semua akar-akarnya adalah 2. ♡
Sifat : alogbn=n.alogb
Definisi : alogx=c↔x=ac
♠ Misalkan : p=x2−x−12, dan a=logp
Manyelesaikan soalnya
10(x2−x−12)log(x2−x−12)=(x−4)2(x+3)210(x2−x−12)log(x2−x−12)=[(x−4)(x+3)]210(x2−x−12)log(x2−x−12)=[x2−x−12]210(p)log(p)=p2(log kan kedua ruas)log(10(p)log(p))=log(p2)log10+log(p)logp=2logp1+logp.logp=2logp(subst. a=logp)1+a.a=2aa2−2a+1=0(a−1)(a−1)=0a1=1∨a2=1a1=1→logp1=1→p1=101=10a2=1→logp2=1→p2=101=10
♠ Menentukan jumlah akar-akarnya dengan p=x2−x−12
p1=10→x2−x−12=10x2−x−22=0x1+x2=−ba=−(−1)1=1p2=10→x2−x−12=10x2−x−22=0x3+x4=−ba=−(−1)1=1
Sehingga jumlah semua akar-akarnya :
x1+x2+x3+x4=1+1=2
Jadi, jumlah semua akar-akarnya adalah 2. ♡
Nomor 9
Luas sebuah lingkaran adalah fungsi dari kelilingnya. Jika keliling sebuah lingkaran adalah x , maka laju perubahan
luas lingkaran terhadap kelilingnya adalah ....
♣ Menentukan luas lingkaran dalam x
Keliling lingkaran =2πrx=2πrr=x2πLuas Lingkaran =πr2=π(x2π)2L=x24π
♣ Laju luas adalah turunan
Laju Luas =L′=2x4π=x2π
Jadi, laju perubahan luasnya adalah x2π.♡
Keliling lingkaran =2πrx=2πrr=x2πLuas Lingkaran =πr2=π(x2π)2L=x24π
♣ Laju luas adalah turunan
Laju Luas =L′=2x4π=x2π
Jadi, laju perubahan luasnya adalah x2π.♡
Nomor 10
Daerah yang diarsir dapat dinyatakan sebagai himpunan titik ....
Daerah yang diarsir dapat dinyatakan sebagai himpunan titik ....
♠ Menganalisa setiap daerah di kuadran I dan III
♠ Daerah arsiran Kuadran I
Garis :
yang diarsir di bawah garis, sehingga y≤x atau |y|≤|x|
Kurva :
yang diarsir di atas kurva, sehingga y≥x3 atau |y|≥|x3|
Dari kuadran I ini, diperoleh |x3|≤|y|≤|x| ....(i)
♠ Daerah arsiran Kuadran III
Garis :
yang diarsir di atas garis, sehingga y≥x .
Karena Kuadran III nilai x dan y negatif, maka ketika diberi nilai mutlak, tanda ketaksamaan di balik
( contoh : −2≥−5, maka |−2|=2≤|−5|=5 ).
Sehingga, y≥x atau |y|≤|x|
Kurva :
yang diarsir di bawah kurva, sehingga y≤x3 atau |y|≥|x3|
Dari kuadran III ini, diperoleh |x3|≤|y|≤|x| ....(ii)
Jadi, dari dua daerah arsiran baik di kuadran I maupun kuadran III (bentuk (i) dan bentuk (ii) ) diperoleh hasil yang sama yaitu |x3|≤|y|≤|x|.♡
♠ Daerah arsiran Kuadran I
Garis :
yang diarsir di bawah garis, sehingga y≤x atau |y|≤|x|
Kurva :
yang diarsir di atas kurva, sehingga y≥x3 atau |y|≥|x3|
Dari kuadran I ini, diperoleh |x3|≤|y|≤|x| ....(i)
♠ Daerah arsiran Kuadran III
Garis :
yang diarsir di atas garis, sehingga y≥x .
Karena Kuadran III nilai x dan y negatif, maka ketika diberi nilai mutlak, tanda ketaksamaan di balik
( contoh : −2≥−5, maka |−2|=2≤|−5|=5 ).
Sehingga, y≥x atau |y|≤|x|
Kurva :
yang diarsir di bawah kurva, sehingga y≤x3 atau |y|≥|x3|
Dari kuadran III ini, diperoleh |x3|≤|y|≤|x| ....(ii)
Jadi, dari dua daerah arsiran baik di kuadran I maupun kuadran III (bentuk (i) dan bentuk (ii) ) diperoleh hasil yang sama yaitu |x3|≤|y|≤|x|.♡
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.